Tampilkan postingan dengan label Wen fa Note. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wen fa Note. Tampilkan semua postingan

Tekanan Hidup Seperti Segelas Air

Oleh Firdaus Aulia
Problem Hidup Sering Membuat Stress 

Seorang psikolog berdiri diatas podium ruangan talkshow kala itu yang menjadi topik wacana forum adalah "Manajemen Stres". Saat ia mengangkat segelas air , semua orang bertanya-tanya" Gelas itu berisi air setengah kosong atau setengah penuh " Apa maksudnya. Kemudian , dengan senyum di wajahnya , dia balik bertanya : " Bagaimana berat adalah segelas air ini ? "

Jawaban berkisar antara 8 ons . 20 ons .

Dia menjawab , " Berat mutlak tidak masalah . Hal ini tergantung pada berapa lama saya memegangnya . Jika saya memegangnya selama satu menit , itu tidak masalah . Jika saya memegangnya selama satu jam , saya akan memiliki rasa sakit di lengan saya . Jika saya memegangnya selama satu hari , lenganku akan terasa mati rasa kaku dan lumpuh . Dalam setiap kasus , berat kaca tidak berubah , tapi semakin lama saya memegangnya , semakin menjadi lebih berat . "
Tekanan Hidup Seperti Segelas Air

Psikolog tersebut melanjutkan ceritanya, " tekanan dan kekhawatiran dalam hidup itu seperti segelas air . Pikirkan tentang Problem hidup untuk sementara waktu dan tidak akan ada yang terjadi . Pikirkan tentang Problem hidup sedikit lebih lama dan akan mulai terasa sakit . Dan jika Anda berpikir tentang Problem hidup sepanjang hari , Anda akan merasa lumpuh - . Tidak mampu melakukan apa-apa "

Sangat penting untuk melepaskan stres Anda . Seperti di awal malam yang Anda bisa , menempatkan semua beban Anda ke bawah . Jangan Membawa Problem hidup anda sepanjang siang dan malam . Jangan lupa untuk menuangkan air yang ada di dalam gelas!

Dikirim oleh Tina

Baca Selengkapnya ....

Semakin Hari Kamu Makin Cantik Saja

Oleh Firdaus Aulia

“Lihatlah dirimu hari ini, begitu cantik, makin cantik.
Tak lagi ku lihat keriput di keningmu, kala kau pusing memikirkan beban-beban kehidupan.
Tak lagi ku temui tatapan sinis di matamu, kala kau tak suka dengan apa yang dia perbuat.
Tak lagi ku sapa komat-kamit di bibirmu, kala kau memeperbincangkan mereka.
Tak lagi ku dengar berat desah nafasmu, kala kau berputus asa dalam kerja.
Yang sekarang ku kagumi…
Warna merah merona pada wajahmu, tanda kebahagiaan akan apapun yang Dia berikan.
Binar pelangi di matamu, tanda semangat yang tak pudar untuk menghadapi indahnya dunia.
Senyum merekah yang begitu anggun, tanda keramahan dan sambutan mu terhadap mereka.
Alunan nafas yang bertasbih, tanda kesabaran dan keikhlasan mu terhadap qadhaNya.
Ternyata benar, kau begitu cantik sekarang, makin hari makin cantik saja!”

Jum'at, 02 Januari 2015
Hari ini,aku kembali mengunjungi tempat itu.
Bukan untuk mengajaknya pergi.
Tapi untuk bertemu dengan seseorang yang begitu Istimewa, Nisyara Dindaku.
Pun hari ini, adalah hari dimana ia telah beranjak genap bahkan lebih 20 tahun usia kehidupan yang manis yang tak pernah terlepas nikmat dariNya.
Rindu, ingin mendengar ceritanya, dia bercerita 2 hal.
Materi yang diambilnya dari sebuah buku yang baru saja selasai ia baca, ‘Mencintai Diri Sendiri’ dan ‘Makin Hari Aku Makin Cantik Saja’.
Sengaja, sedikit meniru judul materi yang kedua, untuk judul tulisanku ini.
2 bulan lebih tak bertemu dengannya, dia tetaplah dia.
Semakin Hari Kamu Makin Cantik Saja
Caranya berbicara, membawa suasana, men-charge ruhiyah ini… Masih sama!
Bagai butir-butir mutiara, setiap kalimat yang terucap begitu berharga. Banyak sekali pelajaran yang didapat hari itu.
Kami bercerita, tertawa, mengenang banyak hal…
Hingga akhirnya waktu memisahkan kembali.
Tapi Dinda, ada satu hal yang tak kuasa untuk aku sampaikan padamu secara langsung.
Dinda… Makin Hari, Kamu Makin Cantik Saja! ^^

Teruntuk Dinda.Q, Dieva Nisyara sb.
Selamat Menempuh Ujian...
Semoga keberkahan senantiasa menghiasi langkah hidupmu…

Baca Selengkapnya ....

Air Mata Mutiara

Oleh Firdaus Aulia
***AIR MATA MUTIARA***
Pada suatu hari seekor anak kerang di dasar laut mengadu dan mengeluh pada ibunya sebab sebutir pasir tajam memasuki tubuhnya yang merah dan lembek. "Anakku," kata sang ibu sambil bercucuran air mata, "Tuhan tidak memberikan pada kita, bangsa kerang, sebuah tangan pun, sehingga Ibu tak bisa menolongmu." Si ibu terdiam, sejenak, "Aku tahu bahwa itu sakit anakku. Tetapi terimalah itu sebagai takdir alam. Kuatkan hatimu. Jangan terlalu lincah lagi. Kerah-kan semangatmu melawan rasa ngilu dan nyeri yang menggigit. Balut-lah pasir itu dengan getah perutmu. Hanya itu yang bisa kau perbuat", kata ibunya dengan sendu dan lembut. 
Anak kerang pun melakukan nasihat bundanya. Ada hasilnya, tetapi rasa sakit terkadang masih terasa. Kadang di tengah kesakitan-nya, ia meragukan nasihat ibunya. Dengan air mata ia bertahan, bertahun-tahun lamanya. Tetapi tanpa disadari-nya sebutir mutiara mulai terbentuk dalam dagingnya. Makin lama makin halus. Rasa sakit pun makin berkurang. Dan semakin lama mutiara-nya semakin besar. Rasa sakit menjadi terasa lebih wajar. 
Air Mata Mutiara

Akhirnya sesudah sekian tahun, sebutir mutiara besar, utuh mengkilap, dan berharga mahal pun terbentuk dengan sempurna. Penderitaannya berubah menjadi mutiara; air matanya berubah menjadi sangat berharga. Dirinya kini, sebagai hasil derita bertahun-tahun, lebih berharga daripada sejuta kerang lain yang cuma disantap orang sebagai kerang rebus di pinggir jalan. **********

Cerita di atas adalah sebuah paradigma yang menjelaskan bahwa penderitaan adalah lorong transendental untuk menjadikan "kerang biasa" menjadi "kerang luar biasa".
Karena itu dapat dipertegas bahwa kekecewaan dan penderitaan dapat mengubah "orang biasa" menjadi "orang luar biasa". 
Banyak orang yang mundur saat berada di lorong transendental tersebut, karena mereka tidak tahan dengan cobaan yang mereka alami. Ada dua pilihan sebenarnya yang bisa mereka masuki: menjadi `kerang biasa' yang disantap orang atau menjadi `kerang yang menghasilkan mutiara'. Sayangnya, lebih banyak orang yang mengambil pilihan pertama, sehingga tidak mengherankan bila jumlah orang yang sukses lebih sedikit dari orang yang `biasa-biasa saja'. 
Mungkin saat ini kita sedang mengalami penolakan, kekecewaan, patah hati, atau terluka karena orang-orang di sekitar kamu cobalah untuk tetap tersenyum dan tetap berjalan di lorong tersebut, dan sambil katakan di dalam hatimu.. "Air mataku diperhitungkan Tuhan.. dan penderitaan-ku ini akan mengubah diriku menjadi mutiara." Semoga........ 
Salam.

Baca Selengkapnya ....

Cinta Sementara di Lembah Nista

Oleh Firdaus Aulia

Cinta Sementara di Lembah Nista
Jika aku berpisah dari mawar kesayanganku, aku berduka cita. Kuhentikan nyanyianku  dan tidak kuceritakan rahasiaku kepada siapapun . Rahasiaku tidak diketahui siapapun,

Cinta Sementara di Lembah Nista
Setelah burung Hudhud selesai bercerita, burung-burung yang lain mulai bersemangat membahas kebesaran Sang Raja, dan dipenuhi kerinduan untuk menerimanya sebagai penguasa mereka. Semuanya tidak sabar untuk segera berangkat. Mereka memutuskan untuk pergi bersama; masing-masing ingin menjadi sahabat yang lainnya dan menjadi musuh untuk dirinya. Tetapi, ketika mereka menyadari betapa  jauhnya perjalanan dan betapa beratnya menempuh perjalanan itu, mereka mulai ragu.



Walaupun setiap burung sudah berniat untuk menempuh perjalanan , masing-masing mengajukan keberatan. Burung Bulbul yang sedang kasmaran , maju kedepan dengan penuh perasaan. Ia mencurahkan gelora hatinya pada ribuan nada lagu-lagunya. Pada setiap nada ada satu alam rahasia. Ketika ia menyanyikan seluruh misteri ini, burung-burung menjadi bungkam . “Rahasia cinta sudah aku ketahui”, kata dia. “Sepanjang malam, aku ulang  lagu-lagu cintaku. Tidak adakah Dawud  yang malang  supaya aku dendangkan baginya mazmur  cinta yang penuh kerinduan ? Rintihan seruling yang manis terjadi karenaku, begitu pula jeritan suara biola. Kuciptakan goncangan di antara bunga mawar dan juga hati para pecinta. Selalu ku ajarkan misteri baru. Setiap saat  aku ulangi lagu-lagu derita yang baru. Ketika cinta menguasai jiwaku, nyanyianku seperti lautan yang mendesah. Siapa saja yang mendengarku, meninggalkan akal sehatnya walaupun ia termasuk orang bijak.                                        

Jika aku berpisah dari mawar kesayanganku, aku berduka cita. Kuhentikan nyanyianku  dan tidak kuceritakan rahasiaku kepada siapapun . Rahasiaku tidak diketahui siapapun, hanya sang Mawar  yang tahu dengan pasti. Begitu dalamnya aku mencintai sang Mawar, aku tidak pernah memikirkan wujudku sendiri. Aku hanya memikirkan sang Mawar dengan putik sarinya. Perjalanan menuju Simorgh  di luar kemampuanku. Cinta sang Mawar  sudah cukup bagi burung bulbul. Utuk dakulah  sang Mawar berbunga dengan ratusan putiknya; apalagi yang aku inginkan! Sang mawar  merekah hari ini  penuh dengan kerinduan dan ia tersenyum bahagia buatku. Ketika menampakkan wajahnya di balik kelambu, aku tahu itu dia lakukan untukku. Bagaimana mungkin sang bulbul  melewatkan satu malam pun tanpa kecintaan pesona ini ?”

Burung Hudhud menjawab : ” Hai Bulbul  yang terpesona oleh bentuk luar , berhentilah dalam kebahagiaan karena keterikatan kepada hal yang menipu . Kecintaan sang Mawar mengandung banyak duri ; Ia telah mengganggu dan mengusaimu . Walaupun Mawar itu indah , keindahannya akan segera hilang . Siapa saja yang mengejar kesempurnaan diri, tidak boleh menjadi budak bagi cinta yang segera berlalu. Jika senyum bunga Mawar membangkitkan gairahmu, senyum itu akan mengisi siang malammu hanya dengan rintihan . Tinggalkan Mawar , karena pada setiap musim semi yang baru , ia mentertawakanmu. Setelah itu , ia tidak pernah tersenyum lagi .Malulah kamu pada dirimu.!

 Sent By: Antapani-Bandung,

Sumber Tulisan: Diketik ulang Kokom Komariah dari Tafsir Sufi Al-Fatihah, KH Jalaluddin Rakhmat, Penerbit Rosda, Bandung, 2000.

Baca Selengkapnya ....

Beda Antara Suka, Cinta dan Sayang

Oleh Firdaus Aulia
BEDA ANTARA SUKA, CINTA DAN SAYANG 

Dihadapan orang yang kau cintai,
musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah 
Dihadapan orang yang kau sukai,
musim dingin tetap saja musim dingin hanya
suasananya lebih indah sedikit

Dihadapan orang yang kau cintai,
jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan orang yang kau sukai,
kau hanya merasa senang dan gembira saja

Apabila engkau melihat kepada mata orang yang
kau cintai, matamu berkaca-kaca
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang
kau sukai, engkau hanya tersenyum saja

Dihadapan orang yang kau cintai,
kata kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam
Dihadapan orang yang kau sukai,
kata kata hanya keluar dari pikiran saja
Beda Antara Suka, Cinta dan Sayang
Jika orang yang kau cintai menangis,
engkaupun akan ikut menangis disisinya
Jika orang yang kau sukai menangis,
engkau hanya menghibur saja
Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan
rasa suka dimulai dari telinga
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,
cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari
orang yang kau cintai, cinta itu berubah menjadi
tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam
jarak waktu yang cukup lama.
"Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta... ada
perasaan yang lebih mendalam.
Yaitu rasa sayang.... rasa yang tidak hilang
secepat rasa cinta. Rasa yang tidak mudah berubah.
Perasaan yang dapat membuat mu berkorban untuk orang yang kamu sayangi. 
Mau menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.
Cinta ingin memiliki. Tetapi Sayang hanya ingin
melihat orang yang disayanginya bahagia..
walaupun harus kehilangan.

Baca Selengkapnya ....

LINANGAN AIR MATA YG TERTUNDA

Oleh Firdaus Aulia


"Apabila datang kepadamu seorang laki-laki datang untuk meminang yang engkau ridho terhadap agama dan akhlaqnya maka nikahkanlah dia. Bila tidak engkau lakukan maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan akan timbul kerusakan yang merata di muka bumi." (HR Tarmidzi dan Ahmad)
Linangan Air Mata Tertunda


Baca Selengkapnya ....

ILMU ITU SEPERTI HUJAN | Osfir Insan Bersahaja

Oleh Firdaus Aulia
Ilmu itu seperti hujan


Diceritakan bahwa Rasululloh Shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sesungguhnya perumpamaan petunjuk dan ilmu yang diutus Alloh kepada ku seperti hujan yang membasahi bumi. Ada bumi yang subur yang menerima air kemudian menumbuhkan rumput yang banyak. Ada bumi yang keras yang menahan air kemudian dengannya Alloh memberi manfaat kepada manusia. Mereka meminum dari air tersebut, memberi minum hewan ternaknya, dan bercocok tanam. Hujan juga membasahi bumi yang lain, yaitu lembah yang tidak mampu menahan air dan menumbuhkan rumput. Demikianlah perumpamaan orang yang memahami agama Alloh kemudian mendapat manfaat dari apa yang aku diutus dengannya. Ia belajar dan mengajar. Dan itulah perumpamaan orang yang tidak bisa diangkat kedudukannya oleh petunjuk Alloh, dan tidak menerima petunjuk Alloh yang aku di utus dengannya.” (Diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim)


Baca Selengkapnya ....

Bahaya dibalik nikmatnya Coklat

Oleh Firdaus Aulia


Meski banyak anak anak yang makan coklat dengan aman, namun banyak
pula anak anak yang setelah makan coklat jadi batuk dan lehernya
gatal gatal bahkan sampai muntah.
Khususnya coklat yang dijual murah dengan bebas dipinggir jalan atau
didepan sekolah sekolah.
Meski melakukan FC tetap saja chocolate itu tidak baik untuk
kesehatan anak anak.
Mungkin informasi dibawah ini bisa memberi gambaran.


Baca Selengkapnya ....

Blog Arsip

Entri Web Sponsored

Google+ Followers

Domain Reputation
My Ping in TotalPing.com

SEO Guide | Osfir Insan Bersahaja
(Firdaus Aulia) / CC BY 3.0

Recent Comments

Widget

SEO Guide - Trik Blogger SEO Internet Dan Artikel Pendidikan Bisnis Komputer Utilility Aplikasi Software Game PC Offline Osfir Corporation pUb.
Blog Directory & Search engine

Toolbar

Get our toolbar!